Terbiasa Menonton Korea Membuat Kita Tanpa Sadar Mengucap Bahasa Korea dalam Keseharian

Terlalu sering menonton Korea akhirnya membuat kita tanpa sadar mengucap kata dalam bahasa Korea.

Sahabat Manda yang sangat intens memasukan kosa kata Korea dalam kesehariannya, adalah Tante Qure.

Gara-gara dirinya Manda juga tertular berkosa kata Korea.

Berikut kosa kata yang sering Manda gunakan walau tidak terlalu jelas arti sesungguhnya apa.

Semenjak rutin nonton Drama Korea, Manda sering menggoda Pavi dengan kosa kata yang Manda dengar dari drama.

Manda sangat suka memanggil Pavi dengan kata Anyeong!

Tentunya Pavi akan langsung mengerutkan dahinya, tanda bahwa ia berpikir Manda terlihat annoying.

Bukannya menyahut, Pavi akan menatap anak-anak dengan geli. “Ngomong apa Manda De? “

Lalu mereka kompak menertawakan Manda. Biarin aja! Biar mereka senang!

Nee

Awalnya saat Tante Quree sering sekali membalas chat dengan jawaban Nee, Manda mikir lagi. Apa ya itu artinya ya. Jangan-jangan singkatan.

Ternyata itu artinya iya. Hehe kuper banget.

Namcha

Namcha atau lelaki sering tersebut sebagai pengganti jantan. Namcha sendiri memiliki arti lelaki.

Arasso

Arasso atau baiklah mengerti. Manda sering sekali menggunakan kosa kata ini

Sebagai jurus pemungkas selalu ucapkan ini supaya lebih aman.

Kamshahamnida

Ridwan Kamil pernah membuat plesetan dari Kamashahamnida.

Plesetannya jadi Wanda Hamidah. Duh jauh banget pilihan plesetannya. Tapi tetap membuat Manda tertawa geli.

Chaebal

Manda sering kesal dan mengumpat tanpa sengaja menggunakan kata chaebal.

Hahahahha, seru juga rasanya permainan kosa kata ini.

Aigoo

Manda sebetulnya kurang tahu penempatan kata ini untuk apa.

Tapi rasanya pas saat dikatakan cukup menyenangkan.

Gwenchana

Manda juga sering menghibur dengan kata gwenchana alias tidak apa-apa. Senang rasanya mendengar seorang Ibu dalam drama yang menghibur anaknya dengan kata ini. Begitu lembut dan memberi kesan menenangkan.

Manda rasa masih banyak kata-kata Korea yang belum Manda pahami.

Seru juga mengenal kebudayaan selain bahasa dan budaya Indonesia.

Yang pasti kita tetap perlu melestarikan budaya dan keragaman negara kita sendiri.

Menjadi yang terbaik dan menawarkan keunikan dari Indonesia yang begitu banyak.